Pemerintah Kabupaten Kediri menegaskan bahwa pelayanan publik serta program pembangunan akan terus berjalan secara optimal di tengah hambatan keterbatasan fiskal, dengan memfokuskan alokasi anggaran 2027 pada berbagai program yang memberikan dampak langsung kepada warga.

Pernyataan tersebut diungkapkan oleh Wakil Bupati Kediri Dewi Mariya Ulfa saat menghadiri Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Kediri pada Selasa (3/11/2026), yang beragenda penyampaian jawaban Pemerintah Daerah terkait pandangan umum fraksi-fraksi mengenai APBD Tahun Anggaran 2027.

Dalam acara tersebut, Mbak Dewi menyampaikan apresiasi atas seluruh masukan serta rekomendasi yang diberikan oleh ketujuh fraksi DPRD, yang dinilai penting sebagai bahan penyempurnaan kebijakan anggaran agar semakin tepat sasaran serta menghadirkan manfaat nyata bagi publik.

Pemerintah Kabupaten Kediri menetapkan sejumlah fokus prioritas pembangunan untuk tahun 2027, yang mencakup peningkatan mutu pendidikan serta kesehatan, penguatan UMKM bersama pemerataan ekonomi, pengembangan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif, pembangunan infrastruktur dasar, pelestarian lingkungan, serta penerapan digitalisasi pelayanan publik.

“Dari sisi pendapatan, pemerintah akan memperkuat kemandirian fiskal melalui optimalisasi PAD, pemutakhiran data wajib pajak, peningkatan kepatuhan pembayaran, digitalisasi pelayanan, hingga pengelolaan BUMD,” katanya.

Di sisi lain, alokasi belanja daerah diprioritaskan pada berbagai kegiatan produktif yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan warga, sementara penyaluran bantuan sosial dipastikan tepat sasaran lewat proses pemutakhiran dan validasi Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN).

Untuk sektor pendidikan, anggaran disiapkan lewat program beasiswa Kediri Berbudaya senilai Rp30 miliar per tahun, yang dibarengi dengan pembangunan serta rehabilitasi fasilitas sekolah.

Pada bidang kesehatan, mutu layanan Puskesmas terus ditingkatkan, termasuk upaya mengubah status Puskesmas rawat jalan agar menjadi rawat inap.

“Di bidang infrastruktur, penanganan jalan kabupaten, jembatan, irigasi, dan penyediaan air bersih dilakukan berdasarkan tingkat kerusakan, konektivitas wilayah, serta kebutuhan masyarakat,” tambahnya.

Sementara dalam bidang perekonomian, Mbak Dewi menjelaskan bahwa pemerintah menggalakkan hilirisasi produk unggulan daerah guna mendongkrak nilai tambah dan daya saing, yang diwujudkan melalui penyediaan fasilitas pengolahan padi berupa dryer, huller, dan gudang di BPP Purwoasri serta kemitraan bersama Food Station Jakarta.

Leave a Reply

Quote of the week

“People ask me what I do in the winter when there’s no baseball. I’ll tell you what I do. I stare out the window and wait for spring.”

~ Rogers Hornsby

© 2026 Kediricyber.com. All Rights Reserved.