Pemerintah Kabupaten Kediri terus memperkuat komitmennya guna menghadirkan tata kelola pemerintahan yang bersih, berintegritas, serta berfokus pada peningkatan mutu pelayanan publik.
Tekad tersebut ditegaskan lewat deklarasi penguatan komitmen bersama serta sosialisasi pembangunan zona integritas menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) yang berlangsung di Ruang Tegowangi BKAD pada Selasa (6/10).
Wakil Bupati Kediri Dewi Mariya Ulfa yang hadir mewakili Bupati Hanindhito Himawan Pramana mengemukakan bahwa langkah tersebut adalah strategi penting untuk mewujudkan komitmen pemerintahan yang bersih.
“Komitmen tersebut harus dimulai dari jajaran pimpinan dan menjadi keteladanan bagi seluruh aparatur,” ujarnya.
Mbak Dewi menuturkan bahwa pembangunan zona integritas menuju WBK/WBBM ini sekaligus berfungsi mencegah serta menekan potensi korupsi, gratifikasi, benturan kepentingan, dan berbagai pelanggaran integritas lainnya.
Di sisi lain, Inspektur Inspektorat Kabupaten Kediri Wirawan menjelaskan bahwa penguatan zona integritas ini ditujukan agar para aparatur semakin memahami konsep beserta tahapannya.

Leave a comment