Warga Dusun Kunir, Desa Bulupasar, Kecamatan Pagu, Kabupaten Kediri, dibuat gempar atas penemuan janin bayi yang telah meninggal dunia pada Minggu (4/10/2026) malam.
Bungkusan yang berisi janin itu diletakkan di pinggir jalan desa, tepatnya di wilayah Dusun Kunir, Desa Bulupasar. Warga setempat pertama kali mengetahui keberadaan bungkusan tersebut sekitar pukul 21.00 WIB.
Kapolsek Pagu AKP Kalis Joewasono menerangkan, peristiwa ini bermula ketika seorang warga bernama Rita Kasiati (42) pulang menuju rumahnya dan mendapati bungkusan kain putih tergeletak di depan rumah.
Karena diliputi rasa penasaran, Rita lantas memanggil tetangganya, yakni Suparti (50), untuk mengecek isi serta pemilik bungkusan tersebut. Keduanya berinisiatif membuka bungkusan itu memakai bantuan gagang sapu.
“Saudari Suparti bersusaha membuka bungkusan tersebut dengan mengunakan gagang sapu namun baru di buka sedikit kelihatan darah di dalam bungkusan tersebut, karena merasa takut akhirnya mereka menghungi perangkat desa setempat,” jelasnya.
Joewasono menambahkan, laporan yang diterima dari warga lantas diteruskan oleh perangkat desa kepada pihak berwajib. Jajaran Polsek Pagu segera meluncur ke tempat kejadian perkara guna melaksanakan pengecekan.
“Dengan adanya kejadian tersebut, perangkat desa melaporkan temuan tersebut ke Polsek Pagu, lalu anggota SPKT beserta kanit reskrim dan anggota Reskrim Polsek Pagu mendatangi TKP,” ujarnya.
Setibanya di tempat kejadian, aparat kepolisian bersama pelapor, warga, saksi-saksi, serta bidan desa membuka bungkusan itu secara bersama-sama. Hasil pemeriksaan awal memastikan bahwa bungkusan tersebut memuat janin bayi yang sudah tak bernyawa.
“Anggota polsek pagu dan di saksikan warga sekitar berikut pelapor, bidan desa setempat dan saksi membuka bungkusan tersebut dan ternyata bungkusan tersebut berisi mayat janin bayi yang dalam keadaan meninggal dunia,” terangnya.
Di samping janin tersebut, polisi turut mengamankan beberapa barang bukti dari lokasi kejadian berupa satu kantong kain putih, satu kantong kertas cokelat, serta sebuah tas kresek.
Sampai saat ini, pihak kepolisian masih menjalankan penyelidikan mendalam ihwal penemuan tersebut. Identitas pihak yang diduga bertanggung jawab atau berkaitan dengan janin itu masih dalam proses penelusuran.
Petugas juga terus menghimpun keterangan dari pelbagai saksi untuk mengungkap muasal janin serta alasan bungkusan itu bisa berada di lokasi tersebut. (AB)

Leave a comment