Pasar minyak global kembali mencatatkan kenaikan yang memicu kekhawatiran. Pada Rabu (30/9/2026), kontrak November untuk minyak mentah Brent berakhir di posisi US$103,50 per barel, mengalami penguatan sebesar 91 sen atau 0,9%. Selama bulan September, Brent mencatat lonjakan sekitar 14% yang merupakan rekor bulanan tertinggi sejak Juli.

Di sisi lain, minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) asal Amerika Serikat ditutup pada harga US$90,42 per barel, bertambah US$1,04 atau 1,2%.

Kenaikan tersebut didorong oleh minimnya perkembangan pada perundingan diplomasi antara Iran dan Amerika Serikat, serta ketatnya ketersediaan pasokan bahan bakar. Dalam periode sepekan, cadangan bensin Amerika Serikat berkurang 1,7 juta barel, sementara stok distilat yang mencakup diesel serta minyak pemanas menyusut 2,3 juta barel.

Dampak dari tingginya biaya energi kini mulai dirasakan di kawasan Eropa. Tingkat inflasi di Jerman pada bulan September mengalami peningkatan tahunan ke angka 3,3%, dari sebelumnya 2,9% pada Agustus. Khusus untuk inflasi sektor energi, lonjakan tercatat mencapai 14,9%.

Tingginya harga minyak ini penting dicermati mengingat sektor energi memiliki kaitan erat dengan logistik, transportasi, proses produksi, hingga biaya hidup secara keseluruhan. Kendati demikian, harga minyak global yang berada di atas US$100 tidak serta merta membuat harga bahan bakar minyak di dalam negeri langsung mengalami kenaikan, sebab tarif domestik dipengaruhi oleh beragam faktor serta kebijakan dari pemerintah.

Sumber:

  • Reuters | Oil prices rise by about $1/bbl on stalled US-Iran talks and tight fuel markets | Nicole Jao dan Georgina McCartney | 30 September 2026
  • Reuters | German inflation accelerates slightly more than expected in September | Maria Martinez dan Miranda Murray | 30 September 2026

Leave a comment

Quote of the week

“People ask me what I do in the winter when there’s no baseball. I’ll tell you what I do. I stare out the window and wait for spring.”

~ Rogers Hornsby

© 2026 Kediricyber.com. All Rights Reserved.