Pemerintah Kabupaten Kediri melalui Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Sekretariat Daerah menggelar Istighosah dan doa bersama dalam rangka memperingati Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah.
Kegiatan yang diadakan di Gedung Bagawanta Bhari, pada Kamis (25/6) tersebut diikuti seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) serta pegawai di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kediri.
Selain menjadi agenda doa bersama, kegiatan ini juga menjadi pengingat bahwa pekerjaan dan tugas sehari-hari dapat bernilai ibadah apabila dijalankan dengan niat yang benar. Dalam tausiyahnya, KH Abu Bakar Abdul Jalil mengajak peserta menata niat dalam setiap aktivitas kehidupan.
“Pergantian tahun Hijriah menjadi momentum refleksi diri sekaligus meningkatkan kualitas pengabdian kepada masyarakat,” katanya.
Ia mengutip hadis “Innamal a’malu binniyat” yang berarti setiap amal perbuatan tergantung pada niatnya. Menurutnya, niat memiliki pengaruh besar terhadap nilai sebuah pekerjaan.
Aktivitas yang tampak sebagai urusan duniawi, seperti bekerja di kantor, bertani, berdagang, maupun menjalankan tugas sebagai ASN, kata dia, dapat bernilai ibadah.
“Apabila dilandasi niat yang benar dan dilakukan untuk mencari rezeki halal serta melaksanakan kewajiban yang diberikan Allah SWT,” tambahnya.
Selain pentingnya niat, KH Abu Bakar juga mengulas makna hijrah Nabi Muhammad SAW sebagai simbol ketaatan dan loyalitas kepada perintah Allah SWT.
Acara diawali dengan istighosah dan doa bersama yang dipanjatkan untuk keselamatan, kemajuan daerah, serta kesejahteraan masyarakat Kabupaten Kediri.

Leave a comment