Kediri – Pemerintah Kabupaten Kediri kembali menyelenggarakan kegiatan pembinaan mental bagi seluruh pegawai di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kediri. Kegiatan yang rutin dilaksanakan setiap awal bulan ini berlangsung di Gedung Bagawanta Bhari, Senin (3/11).
Kegiatan tersebut dihadiri oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Kediri, Mohamad Solikin, bersama jajaran kepala perangkat daerah serta pegawai dari berbagai instansi di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kediri.
Acara diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh Khoirul Hanifah, dari Kecamatan Banyakan. Selanjutnya, tausiyah disampaikan oleh Ustadz Mohammad Afwan Al Assegaf, yang juga berasal dari Kecamatan Banyakan.
Dalam tausiyahnya, Ustadz Afwan membawakan tema tentang rezeki, yang mencakup empat poin utama, yakni harta, kesehatan, anak saleh, dan ridho Allah SWT.
Ia menjelaskan bahwa harta sering kali menjadi fokus manusia dalam mencari rezeki, namun bukan merupakan ukuran utama di sisi Allah SWT.
Selain itu, kesehatan disebut sebagai nikmat yang wajib disyukuri karena menjadi modal utama dalam menjalani kehidupan dan beribadah.
Ustadz Afwan juga menegaskan bahwa anak yang saleh dan salehah merupakan amanah sekaligus salah satu bentuk amal jariyah orang tua, selain ilmu yang bermanfaat dan sedekah jariyah.
“Allah SWT akan mengirimkan rezeki dari arah yang tidak disangka-sangka. Tugas kita adalah bertawakal dan berikhtiar,” ujar Ustadz Afwan.
Pada akhir tausiyah, beliau berpesan agar seluruh pegawai senantiasa mengharap ridho Allah SWT melalui sikap saling menjaga, gotong royong, dan tolong-menolong antarsesama, sehingga tercipta lingkungan kerja yang harmonis dan penuh keberkahan.

Leave a comment